Cakrawala Birokrasi

Pemkot Surabaya Kaji Penerapan Tiket Berbayar Masuk Taman Harmoni

×

Pemkot Surabaya Kaji Penerapan Tiket Berbayar Masuk Taman Harmoni

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Surabaya saat inspeksi Revitalisasi Taman Harmoni
Wali Kota Surabaya saat inspeksi Revitalisasi Taman Harmoni

Cakrawalanews.co Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Taman Harmoni Keputih, Rabu (9/7/2025). Dalam kunjungan itu, ia memastikan kesiapan taman yang telah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan akan segera dibuka untuk umum. Salah satu hal yang disorot adalah rencana penerapan tiket masuk berkonsep voucher, yang dapat ditukar dengan produk dari pelaku UMKM lokal.

“Terkait biaya masuk, kami masih bahas. Kalau berbayar, bentuknya voucher senilai Rp15.000 yang bisa ditukar makanan atau sewa tikar dari UMKM,” terang Eri.

Menurutnya, kebijakan ini bukan semata-mata untuk pemasukan daerah, melainkan bagian dari strategi gotong royong untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Sebagian kecil dana, sekitar 10 persen, akan digunakan untuk pemeliharaan taman agar tidak membebani APBD.

“Filosofi di balik biaya masuk berbayar ini adalah untuk menggerakkan ekonomi melalui gotong royong dan kebersamaan. Dana yang terkumpul bukan semata-mata untuk pemkot, melainkan untuk membantu masyarakat dan menggerakkan ekonomi lokal,” jelasnya.

Pemkot juga akan membatasi pengunjung membawa makanan dari luar. Pengunjung hanya diperkenankan membawa tikar dan membeli makanan dari tenant UMKM di dalam taman.

“Ini bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian UMKM lokal. Layanan sewa tikar juga akan disediakan oleh UMKM setempat,” tambahnya.

Taman Harmoni Keputih sendiri telah bertransformasi dari bekas tempat pembuangan sampah menjadi ruang terbuka hijau tematik dan multifungsi. Wali Kota Eri menyebut revitalisasi taman ini sebagai bukti nyata perubahan yang bisa terjadi jika masyarakat mau memilah sampah.

“Pesan yang ingin kami sampaikan adalah lihatkan, tempat ini dulunya tempat sampah, dan karena kita mau memilah sampah, kini bisa jadi taman indah seperti ini,” ujarnya.

Taman ini rencananya akan dibuka dan diresmikan pada awal Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Taman Harmoni kini dibagi dalam sejumlah zona tematik. Ada Zona Korea dengan jembatan gembok cinta, Zona Afrika dan Amerika yang menghadirkan ikon rumah adat serta hewan khas, hingga Zona Edukasi seperti taman lalu lintas, menunggang kuda poni, dan ATV. Zona Bermain juga dibedakan berdasarkan usia anak-anak.

“Di zona Amerika akan ada representasi Suku Indian dan patung dekorasi koboi untuk memperkuat atmosfer,” kata Eri.

Pemkot juga menyiapkan Zona Bersantai bagi pengunjung untuk duduk lesehan, sementara area berumput di zona tematik tidak diperbolehkan untuk aktivitas tersebut agar tetap terjaga keindahannya.

Di sisi lain, Panggung Utama Taman Harmoni akan dioptimalkan untuk kegiatan seni dan pertunjukan komunitas, menghadirkan suasana baru seperti di Taman Prestasi.

“Kami berharap Taman Harmoni ini akan menjadi destinasi baru di Surabaya yang menawarkan suasana sejuk dan berbeda, seperti halnya Tunjungan, Kota Lama, dan Taman Bambu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *