Secara umum, ketiga anggota DPRD Jatim dalam sambutannya mendukung dan mengapresiasi komitmen BPBD Jatim dalam membangun kemandirian dan ketangguhan masyarakat desa, melalui program Destana.
Ini karena wilayah Jatim selama ini memang memiliki potensi bencana yang beragam, mulai dari banjir, angin kencang, longsor, gempa bumi, erupsi gunung api dan tsunami.
“Saya kira ini adalah bagian dari upaya Pemprov Jatim membangun ketangguhan masyarakat, dan kami mewakili anggota DPRD Jatim mendukung upaya ini karena konstitusi kita menjamin perlindungan terhadap semua warga negara, termasuk terhadap ancaman bencana,” terang Sriatun di Sidoarjo.
Seperti di lokasi lainnya, di setiap lokasi Destana juga diserahkan bantuan 100 bibit pohon produktif kepada desa setempat sebagai upaya mitigasi lingkungan, dilanjut dengan simbolis penanaman pohon di area lokasi Destana oleh anggota dewan dan pejabat yang hadir.
Terpisah, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto berharap, dengan rampungnya pembentukan 40 Destana se-Jatim ini bisa memperkuat ketangguhan masyarakat, khususnya di kawasan rawan bencana.












