“Kalau pengunjung ingin membawa mobil sendiri diberbolehkan, tetapi nanti akan ada verifikasi dari IOF terlebih dahulu untuk kelayakannya,” ujarnya.
Antiek menambahkan bahwa pengunjung memiliki dua pilihan jalur. Pertama adalah jalur “Fun” untuk pengalaman yang lebih santai dan kedua merupakan jalur “Adventure” yang menawarkan tantangan lebih bagi pecinta adrenalin.
“Kami menyiapkan dua alternatif jalur yang dapat dipilih. Mungkin untuk yang membawa keluarga bisa melewati jalur yang fun dan santai, kalau ingin lebih menantang bisa menggunakan jalur adventure,” jelasnya.
Di luar wisata offroad, pengunjung juga dapat menikmati Tahura Pakal secara mandiri, termasuk menjelajahi keindahan hutan, mencicipi kuliner lokal dan berkemah. Biaya masuk kawasan Tahura Pakal hanya Rp 5.000 per orang.
Ketua IOF Pengcab Surabaya, Sutopo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemkot Surabaya.
“Selama ini kita belum punya tempat, hanya punya wadah tapi tidak punya tempat. Dengan ini kami memiliki tempat untuk dikembangkan,” kata Sutopo.
Ia juga menekankan bahwa seluruh kendaraan yang digunakan telah memenuhi standar regulasi IOF. Selain itu, pengelolaan wisata ini juga telah bekerja sama dengan pihak asuransi.
“Dalam hal ini kita di-backup oleh Jasa Raharja Putera Surabaya. Sehingga masyarakat atau pengunjung yang ingin mencoba tidak perlu khawatir karena sudah terlindungi asuransi,” pungkasnya.













