Capaian gelar doktor ini memiliki makna khusus bagi Puguh. Ia mengaku bahwa sejak pertama kali kuliah pada tahun 2003, ia telah menetapkan tiga cita-cita besar: menjadi doktor, naik haji, dan menjadi anggota dewan di usia 40 tahun.
“Alhamdulillah, ketiganya sudah Allah kabulkan. Ini semua berkat doa dan dukungan guru, keluarga, dan teman-teman,” ucapnya penuh haru.
Ia juga mengenang masa sulitnya di awal kuliah. “Saya pernah diterima di PTN jalur prestasi, tapi tidak bisa diambil karena tak ada biaya. Baru kuliah tahun 2003, juga sempat kesulitan ekonomi,” kisahnya.
Sidang promosi doktor Puguh dihadiri oleh jajaran akademisi, promotor, dan penyanggah. Bertindak sebagai promotor adalah Prof. Dr. Bonaventura Ngarawula, M.S., dengan ko-promotor Dr. Zainur Rozikin, M.M., M.Pd.. Penyanggah eksternal dalam sidang ini adalah Dr. Muhamad Nur Afandi, M.T., dan hadir pula Prof. Dr. Grahita Chandrarin, M.Si., Ak., CA. selaku Direktur Pascasarjana Unmer Malang.
Dengan predikat cumlaude yang ia raih, Puguh menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ilmu dan memberikan kontribusi positif, baik di bidang politik, pendidikan, maupun pelayanan kepada masyarakat.(Caa)



