Cakrawalanews.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Jawa Timur untuk menjadi gerbang baru Nusantara melalui penguatan kapasitas kepemimpinan.
Hal itu disampaikan saat membuka secara resmi Jatim Retreat 2025 di Pusat Pendidikan (Pusdik) Arhanud TNI AD, Kota Batu, Sabtu (26/4/2025).
Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Menuju Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara”, Jatim Retreat 2025 bertujuan menyamakan visi serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah untuk mempercepat penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
“Kita ingin memperkuat pemahaman Kepala Perangkat Daerah, menyinergikan Asta Cita dan Nawa Bhakti Satya sebelum Musrenbang. Selain itu, keterlibatan bupati, wakil bupati, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, hingga LSM, akan mempercepat integrasi program dari pusat ke daerah,” tegas Khofifah dalam sambutannya.
Sebanyak 72 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Jatim mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari Sekretaris Daerah, para Asisten Sekdaprov, Staf Ahli Gubernur, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Biro, Inspektur Provinsi, Kasat Pol PP, Sekretaris DPRD, serta Direktur dan Wakil Direktur RSUD. Dari jumlah tersebut, 22 persen merupakan perempuan, dan 78 persen laki-laki.
Pada hari pertama, peserta mengikuti upacara penyambutan, sesi foto bersama Alutsista (alat utama sistem persenjataan), serta orientasi medan di lingkungan Pusdik Arhanud. Selain itu, peserta dibekali pelatihan baris-berbaris yang dipandu langsung oleh instruktur profesional dari Pusdik Arhanud.
Komandan Pusat Kesenjataan Arhanud TNI AD, Mayjen TNI Hari Arif Wibowo, mengapresiasi kepercayaan Pemprov Jatim memilih Pusdik Arhanud sebagai lokasi kegiatan.
“Pusdik Arhanud dikenal dengan ketegasan. Kami harap peserta dapat beradaptasi dengan aturan di sini. Terima kasih atas kepercayaannya, semoga kegiatan ini memperkuat kapasitas Provinsi Jatim,” ujarnya.
Retreat ini dirancang dengan kurikulum strategis, di antaranya:









