CakrawalaNews.co – Meski berada di tengah kota metropolitan, pertanian padi di Surabaya masih bertahan. Namun di balik itu, tersimpan tantangan besar. Pasalnya, beberapa area persawahan di Kota Pahlawan hingga kini masih mengandalkan aliran air limbah rumah tangga sebagai sumber irigasi utama.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Antiek Sugiharti, saat menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani (poktan), Kamis (24/4/2025).
Menurutnya, beberapa area persawahan di Surabaya saat ini hanya bisa mengandalkan aliran air limbah rumah tangga.
Selain itu, lanjut Antiek, pemkot saat ini juga sedang merancang pembuatan saluran irigasi untuk area persawahan di Surabaya.










