CakrawalaNews.co – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menerima kunjungan kerja Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI dan anggota Badan Legislasi DPR RI, H. Bambang Haryo Soekartono (BHS).
Dalam kunjungan tersebut, BHS mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif di kawasan industri guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
BHS diterima langsung oleh Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, bersama jajaran direksi dan beberapa kepala divisi. Antara lain, Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko Rizka Syafittri Siregar; Direktur Pemasaran dan Pengembangan Silvester Budi Agung; serta Direktur Operasi Lussi Erniawati.
Dalam kunjungan ke SIER ini, BHS menyatakan ingin memastikan bahwa kawasan industri milik negara ini berfungsi dengan baik di usianya yang telah menginjak 51 tahun. Hal ini selaras dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Komisi VII DPR RI yang membidangi industri strategis, energi dan sumber daya mineral (ESDM), riset dan teknologi, serta lingkungan hidup dan kehutanan.
“Dengan perencanaan dan kebijakan yang tepat, kawasan industri dapat menjadi motor utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo. Pemerintah perlu mempercepat pembangunan kawasan industri berbasis hilirisasi, teknologi, dan keberlanjutan agar ekonomi Indonesia semakin kompetitif di tingkat global,” ungkap legislator dari Fraksi Partai Gerindra yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur I meliputi Surabaya dan Sidoarjo.
Seiring dengan pentingnya kawasan industri untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen, BHS mendorong SIER yang merupakan anggota Holding BUMN Danareksa untuk terus memperluas cadangan lahan (land banking) guna mendukung pertumbuhan perusahaan.
Tidak hanya di Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan, tetapi juga di wilayah lain. Untuk itu, BHS mendorong percepatan realisasi kawasan industri Ngawi yang direncanakan memiliki luas lebih dari 1.000 hektare.
Menurut anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini, kawasan industri Ngawi yang bakal dikelola SIER memiliki posisi yang sangat strategis.












