Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi memberi target Kadis LH Dedik Irianto untuk menggerakkan 500 RW menjadi zero waste di tahun 2025.
Tujuan digunakannya RW zero waste adalah untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelolah sampah rumah tangga.
“Kita harus mengubah kesadaran dari masing-masing warga yang ada di Surabaya, maka dari itu nanti dipilih berapa RW yang bisa menjadi zero waste, memilah sampah dari rumahnya. Terus yang sudah dipilah tadi berapa yang dimasukkan ke bank sampah, dan berapa yang dibuang ke TPS, jadi nanti dihitung setiap RW ada berapa bank sampah dan itu harus bisa terbentuk,” kata Wali Kota Eri.
Wali Kota Eri menyampaikan, jika RW zero waste tidak digerakkan, maka selamanya sampah rumah tangga di Surabaya tidak bisa dikelola dengan baik. Agar pengelolaan sampah rumah tangga di tingkat RW menjadi baik, ia juga meminta kepada Kadis LH Dedik Irianto, agar melibatkan kampung proklim ke depannya.












