Berita UtamaDPRD SurabayaIndeksPilihan Redaksi

Pimpinan DPRD Surabaya Panggil Komisi B Buntut Insiden Usir Wartawan Saat Liput Rapat Dengar Pendapat

×

Pimpinan DPRD Surabaya Panggil Komisi B Buntut Insiden Usir Wartawan Saat Liput Rapat Dengar Pendapat

Sebarkan artikel ini
Foto rapat dengar pendapat diruang komisi B
Foto rapat dengar pendapat diruang komisi B

Cakrawalanews.co – Insiden pengusiran wartawan dari rapat dengar pendapat yang bersifat terbuka di ruang Komisi B DPRD Kota Surabaya pada Selasa (04/03) berbuntut panjang.

Pasalnya, aksi pengusiran wartawan oleh komisi B yang belakangan disebut-sebut dipicu karena merasa kehadiran wartawan dalam rapat yang bersifat terbuka itu dianggap membuat para kepala OPD tak leluasa memberikan keterangan kepada para anggota komisi B tersebut mendapat perhatian dari para pimpinan DPRD kota Surabaya.

Alhasil, para pimpinan DPRD pada Rabu (05/03) memanggil komisi B yang diwakili oleh salah satu anggota komisi yang membidangi perekonomian dan perizinan tersebut.

Bahkan, beredar informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya jika ada salah satu ketua partai yang sempat menegur salah satu kadernya yang berada di komisi B lantaran mendengar aksi pengusiran terhadap wartawan.

Wakil ketua Komisi B Machmud membenarkan jika pihaknya dipanggil oleh pimpinan DPRD terkait insiden pengusiran wartawan.

Ya hari ini saya dipanggil sama pimpinan-pimpinan untuk bisa membantu klarifikasinya. Menurut yang saya tahu tidak ada kita di komisi rahasia-rahasia itu enggak ada. Terbuka, blak-blakan,” tutur Politisi partai Demokrat surabaya ini, Rabu (05/03).

Machmud menambahkan dalam rapat dengan pimpinan DPRD tersebut pihaknya juga diminta untuk segera meminta maaf atas insiden tersebut, namun dirinya kembali menegaskan bahwa dalam rapat di komisi B tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Intinya, saya tegaskan tidak ada tertutup-tertutup, semua terbuka, boleh diikuti. Dan kami atas nama pimpinan komisi bersama seluruh anggota komisi yang mohon maaf barangkali ada salah paham kemarin itu,” ucapnya.

Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, salah satu unsur pimpinan DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni mengatakan bahwa pemanggilan yang dilakukan pihaknya terhadap komisi B adalah untuk mengklarifikasi ikhwal insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *