CakrawalaNews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengklaim mampu melakukan penghematan untuk anggaran ATK ditahun anggaran 2025 hingga mencapai angka miliar rupiah melalui sebuah sistem yang diberi nama SiJaka.
Sistem Informasi Pertanggungjawaban Keuangan dan Arsip (SiJaka) tersebut diperkenalkan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan Forum Perangkat Daerah bertempat di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) pada Kamis (27/2/2025).
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Surabaya, Mamik Suparmi mengatakan bahwa sistem tersebut, bertujuan untuk mempercepat birokrasi berbasis digital yang otomasi (efektif). Disamping itu, langkah ini diambil untuk mendukung sistem pemerintahan zero paper (tanpa kertas).
“Jadi SiJaka itu adalah sistem pertanggungjawaban keuangan dan arsip berbasis digitalisasi, sehingga semua proses hingga laporan pertanggungjawaban keuangan dilakukan tidak menggunakan kertas sama sekali kecuali, saat kami membayar pajak itu dari pihak luar,” kata Mamik ditemui usai acara.
Ia menerangkan, Pemkot Surabaya mengestimasi dengan penerapan secara maksimal SiJaka di lingkup Pemkot Surabaya pada tahun 2025, dapat menghemat anggaran Alat Tulis Kantor (ATK) dalam hal ini kertas sebanyak Rp 7,2 miliar.












