“Pak Wali berharap di tahun 2026, pembangunan di kampung-kampung bisa selesai. Termasuk perbaikan jalan paving, saluran air, penerangan jalan umum (PJU), dan pembangunan balai RW,” terangnya.
Mengenai sumber pembiayaan, Irvan menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian apakah dana tersebut berasal dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) atau dari bank umum.
“Bisa dari SMI, bisa juga dari bank. Kita memilih mana yang menawarkan bunga terendah. Saat ini, kami sudah mengundang enam bank umum besar, termasuk SMI,” tegasnya.












