Bahkan, lanjut Musyafak kegiatan perjalanan dinas DPRD Jatim juga sudah dikepras 50 persen. Ia mencontohkan, kalau sebelumnya perjalanan dinas bisa mencapai 20 kali dalam satu bulan. “Kini hanya 10 kali dalam satu bulan,” tegasnya.
Cak Syafak sapaan akrab politisi PKB ini, mengakui dikeprasnya anggaran perjalanan dinas juga berdampak pada kegiatan kunjungan ke luar negeri. “Sekarang ngak ada semua, dan itu perijinan kunker ke luar negeri juga ketat,” dalihnya.












