Lebih lanjut, politisi Partai Demorat tersebut menyoroti pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, DPRD Jawa Timur siap bekerja sama dengan pemerintah daerah demi memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar sejalan dengan kepentingan rakyat.
“Kami berharap ada sinergi antara eksekutif dan legislatif. DPRD Jatim siap bekerja sama dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk berpihak pada rakyat melalui percepatan pelayanan dan pembangunan fasilitas publik,” terangnya.
Sri Wahyuni juga menyoroti pentingnya pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Jawa Timur. Ia berharap pemimpin baru dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui penguatan sektor pertanian, industri kreatif, dan pariwisata.
“Kami berharap diperoleh kemajuan perekonomian Jatim, lapangan pekerjaan terbuka, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Pertanian, industri kreatif, serta pariwisata dapat terus diperkuat,” lanjutnya.
Selain sinergi dan fokus pada ekonomi, Sri Wahyuni menegaskan bahwa Jawa Timur membutuhkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Ia menekankan bahwa masyarakat ingin dipimpin oleh figur yang bersih, sehingga keterbukaan dalam pengelolaan anggaran dan prioritas pada pelayanan publik menjadi hal yang mutlak dilakukan.
“Terbentuk pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Jatim menginginkan pemimpin yang bebas dan bersih sehingga keterbukaan pengelolaan anggaran dan prioritas pada pelayanan publik dapat dijalankan dengan baik,” tegasnya.












