hidayat menambahkan bahwa pendaftar beasiswa pemuda tangguh surabaya 2025 juga harus berasal dari keluarga yang memiliki keterbatasan secara ekonomi dan juga melengkapi dokumen pendaftaran melalui situs resmi.
“Monitoring dan evaluasi terhadap penerima beasiswa dilakukan setiap semester, mencakup IPK, keaktifan kuliah, dan keterlibatan dalam program pengabdian masyarakat yang diinisiasi Pemkot Surabaya.
Hidayat menegaskan bahwa evaluasi ini penting untuk memastikan penerima beasiswa tidak hanya berhasil secara akademik, tetapi juga berkontribusi kepada masyarakat” ujarnya.
Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, sekaligus mendorong kontribusi nyata mereka bagi pembangunan kota.













