“Khususnya untuk meningkatkan aksesibilitas dari arah Sidoarjo. Kita tahu, kawasan tersebut merupakan perlintasan sebidang yang sering mengalami kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk,” ujar Irvan, Minggu (18/1).
Menurut Irvan, proyek ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya 2021-2026. Sebagai salah satu prioritas utama, pembangunan ini tidak hanya mendukung infrastruktur transportasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar.
“Pembangunan underpass Bundaran Dolog ini sudah tercantum dalam RPJMD. Kita akan melaksanakan proyek ini melalui pembiayaan yang bersumber dari APBD maupun alternatif pendanaan lainnya,” tambahnya.












