Ia pun menitip pesan agar penjabat kepala daerah yang dilantik bisa menjaga amanat jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab, mengedepankan kejujuran dan integritas, membangun kepercayaan masyarakat, menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya minta pj bupati mampu bersinergi dengan Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Keberhasilan itu karena kebersamaan, di mana tidak ada satu instansi pun yang berhasil ketika mereka berjalan sendiri-sendiri,” ucap Nana.
Selain menyinggung soal isu penghapusan kemiskinan ekstrem, pengurangan pengangguran, pengendalian inflasi, menekan kesenjangan kemakmuran, dan stunting yang menjadi tugas utama dan menjadi perharian serius kepala daerah, mantan Kapolda Metro Jaya ini juga menekankan dukungan daerah terhadap prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu swasembada pangan.
Menurutnya cukup ironi, jika Indonesia sebagai negara agraris akan tetapi masih mengimpor beras, bawang putih, gula dan jagung. Bahkan sebagai negara maritim, RI masih mengimpor garam. Sementara Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu lumbung pangan yang diharapkan mampu mencukupi kebutuhan daerah lain.









