“Ini tidak hanya dilakukan ketika menjelang musim hujan. Di musim kemarau pun, kami juga melakukannya,” Chalid Buchari.
Musim hujan datang acapkali disertai angin kencang yang berpotensi mematahkan dahan bahkan merobohkan pohon yang berdiri di pinggir jalan. Kondisi itu tentu membahayakan pengguna jalan. Apalagi, berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, Surabaya menjadi satu diantara lima daerah di Jawa Timur yang rawan didatangi angin puting beliung.
Gambaran situasi tersebut direspon oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya dengan rajin melakukan perampingan pohon-pohon yang ada di samping ruas jalan. Kepala DKP Kota Surabaya, Chalid Buchari mengatakan, dinasnya selama ini rutin melakukan perampingan pohon. Pasalnya, ada banyak pohon yang baru ditanam tahun ini dan pertumbuhannya cepat karena faktor kelembapan yang menunjang. “Ini tidak hanya dilakukan ketika menjelang musim hujan. Di musim kemarau pun, kami juga melakukannya,” ujarnya.












