“Setelah resmi terdaftar, komoditi jeruk nipis menjadi varietas unggulan lokal akan terus dipelihara serta dikembangkan sebagai tanaman yang bernilai ekonomi tinggi dan diharapkan mampu membawa keuntungan bagi petani dan daerah. Semakin banyak varietas lokal, kami harapkan memberi dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Gresik,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Agus Djoko Walujo mengaku bahwa sebagian besar warga di wilayah kecamatan Ujungpangkah, Sidayu dan Panceng menanam jeruk nipis. Alasannya, karena bibit jeruk nipis yang tergolong cukup murah dan perawatannya juga cenderung begitu mudah.












