” Saya minta beberapa kepastian. Pertama jumlah korban, baik korban selamat, korban luka dan kalau ada jumlah korban yang meninggal. Kedua, jumlah penumpang dan ABK (Anak Buah Kapal) yang sesungguhnya, karena masih terjadi kesimpang-siuran. Ketiga, kepastian akan jumlah barang yang ada, termasuk jumlah kendaraan besar, kendaraan sedang, maupun sepeda motor. Keempat, minta agar diadakan investigasi penyebab tenggelamnya KM dan yang terakhir kita serahkan permasalahan ini di pihak kepolisian dan pihak yang berwenang agar diselidiki sampai tuntas” pintanya saat di RS PHC Surabaya, Senin (16/11).
Permintaan tersebut diajukan Gus Ipul karena masih banyak terjadi kesimpang-siuran atas penyebab tenggelamnya KM KM Wihan Sejahtera Flores. Walaupun menurut para penumpang yang luka dan dirawat di RS PHC, kesemuanya memberikan kesaksian bahwa sebelum tenggelam terjadi benturan sangat keras, kemudian badan kapal terdapat sobekan, Dan akhirnya kapal miring dan tenggelam.
Lebih lanjut Gus Ipul menjelaskan bahwa saat ini Pelabuhan Teluk Lamong mulai ramai dilewati kapal, baik kapal besar terutama kapal barang. Maka dari itu pihak tekait sudah harus mulai berbenah termasuk menyisir dan membersihkan barang di bawah laut agar tidak mencelakakan kapal yang melaluinya.(hms/cn01)



