Menurutnya, setiap akhir tahun, pihaknya mengevaluasi semua proyek yang belum selesai, tertunda atau bahkan tuntas seratus persen.
“Bukannya terlambat (pengerjaannya),” terangnya.
Whisnu menegaskan, serapan anggaran untuk proyek fisik dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan.



