Berita UtamaCakrawala PolitikCakrawala Politik&PemerintahanIndeksPilihan Redaksi

Biaya Pilkada Mahal, Sistem Pemilihan Langsung Perlukah Dikaji Ulang?

×

Biaya Pilkada Mahal, Sistem Pemilihan Langsung Perlukah Dikaji Ulang?

Sebarkan artikel ini
Arif Fathoni wakil ketua DPRD Kota Surabaya
Arif Fathoni wakil ketua DPRD Kota Surabaya

Menurutnya, ada wacana lain yang dapat dipertimbangkan, yakni menggunakan anggaran Pemilukada untuk pembangunan infrastruktur dan pendidikan. Alternatifnya, pemilihan kepala daerah seperti Gubernur, Bupati, dan Walikota cukup dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Foto tangkapan layar unggahan Arif Fathoni
Foto tangkapan layar unggahan Arif Fathoni

Wacana yang diunggah Arif Fathoni ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Salah seorang warganet, menilai pemilihan langsung tetap penting di daerah, namun khusus untuk kota besar mekanisme ini perlu dipertimbangkan ulang.

“Klo di wilayah lain di kota besar pres tetap pemilihan secara langsung karena biar masyarakat yang menilai, kecuali di Surabaya, Bandung, Jakarta… Karena sistem dari bawah/desa itu tetap pakai bayar klo buat ngurus apapun,” tulis Akun @Theo Hardika.

Sementara itu, akun atas nama @Frente Edi Firmanto Gonzalez memberikan pendapat berbeda. Menurutnya, pemilihan kepala daerah sebaiknya dilakukan oleh DPRD, sedangkan pemilihan langsung hanya untuk pemilihan presiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *