Cakrawala NewsCakrawala SurabayaHeadlineIndeksPilihan Redaksi

Eri Cahyadi Targetkan Banjir di Surabaya Tuntas pada 2026, Ini yang akan dilakukan di Tahun 2025

×

Eri Cahyadi Targetkan Banjir di Surabaya Tuntas pada 2026, Ini yang akan dilakukan di Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Wali kota Eri Cahyadi saat berdiakusi dilapangan dengan OPD terkait penanganan banjir
Wali kota Eri Cahyadi saat berdiakusi dilapangan dengan OPD terkait penanganan banjir

Kemudian, di Jalan Dukuh Kupang Barat Gang Satu Surabaya, kawasan ini dulu sempat viral karena mengalami banjir setinggi leher orang dewasa. Tetapi, sejak pemkot melakukan perbaikan saluran di kawasan tersebut, genangan hanya mencapai 30 sentimeter. Wali Kota Eri pun meminta jajarannya untuk membuat plengsengan agar saluran tidak kembali mengecil.

Di sana juga terdapat Bozem Makam Putat yang semakin mengecil akibat tumpukan sampah yang berasal dari TPS Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Ia pun meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penataan terhadap TPS, serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dan Satpol PP Surabaya untuk membersihkan tumpukan sampah dari area bozem.

“Kita akan mengembalikan fungsi bozem seperti semula. Bozem ini menahan air dari Dukuh Kupang agar tidak langsung ke saluran air Pasar Bok Abang di Jalan Banyu Urip. Karena saluran Bok Abang sudah berat. Setelah bozem jadi, air ditahan dulu,” terangnya.

Sedangkan di Jalan Pakal Barat Madya, Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal Surabaya, masih terdapat genangan. Kondisi tersebut terjadi akibat saluran air terputus, Pemkot Surabaya berkoordinasi dengan pengembang selaku pemilik tanah untuk perbaikan sistem drainase di kawasan tersebut.

“Ada satu kampung panjangnya 20 meter, banjirnya semata kaki, padahal dulu kalau banjir mencapai sepinggang. Air hujan tidak bisa masuk saluran karena saluran terputus. Tanah di sana adalah milik salah satu pengembang, sudah saya telepon minta izin tanahnya, saya gunakan untuk membuat saluran menuju ke sungai,” tuturnya.

Di samping itu, untuk penanganan banjir di tahun 2025, Pemkot Surabaya akan memprioritaskan sejumlah kawasan. Seperti, Jalan Cokroaminoto, Jalan Ciliwung, dan Jalan Imam Bonjol karena saluran belum terkoneksi dengan baik. Sedangkan di Jalan RA Kartini Surabaya, pemkot telah memperbaiki konektivitas saluran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *