“Jika prinsip kejujuran dan keadilan diabaikan, maka potensi kerugian akan dirasakan oleh semua pihak,” ujarnya.
Luluk menutup pernyataannya dengan harapan agar temuan pelanggaran ini menjadi catatan perbaikan di masa mendatang. Ia meminta seluruh pihak untuk tidak membiarkan praktik semacam ini terus berulang.
“Normalisasi terhadap pelanggaran seperti ini hanya akan memperburuk kualitas demokrasi kita. Mari kita pastikan Pemilu mendatang lebih jujur, adil, dan benar-benar menjadi suara rakyat. Kita tIdak ingin demokrasi kita semakin terpuruk, apalagi tak berdaya. Dan ini momentum Presiden Prabowo untuk mengembalikan marwah demokrasi agar kembali bersinar. Saya yakin beliau juga tak menginginkan demokrasi dijalankan dengan mengabaikan etika dan integritas,” kata dia.
Lebih dari itu, Luluk mengucapkan banyak terimakasih kepada tim pemenangan dan para relawan yang telah bekerjakeras di Pilgub Jatim. “Terimakasih juga untuk semua pihak yang mendukung Luluk-Lukman, teruntuk para relawan yang ada di daerah kami mengucapkan banyak-banyak terimakasih,” pungkasnya. (Caa)











