cakrawalanews.co – Sarkofagus, peti mati kuno yang terbuat dari batu besar, bukanlah sekadar wadah untuk menyimpan jenazah. Di balik bentuknya yang sederhana, sarkofagus memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat pada zaman Megalitikum. Mari kita eksplorasi 5 fungsi utama sarkofagus pada masa itu.
1. Tempat Peristirahatan Terakhir yang Abadi
Fungsi paling dasar dari sarkofagus adalah sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi individu yang telah meninggal. Masyarakat Megalitikum percaya bahwa dengan menempatkan jenazah di dalam sarkofagus, roh orang yang meninggal akan terlindungi dan mendapatkan tempat yang layak di alam baka. Batu yang kokoh dan berat dianggap mampu melindungi jenazah dari gangguan roh jahat dan menjaga integritas tubuh.
2. Simbol Status Sosial
Tidak semua anggota masyarakat pada zaman Megalitikum memiliki hak untuk dimakamkan di dalam sarkofagus. Sarkofagus sering kali dihubungkan dengan status sosial seseorang. Orang-orang penting seperti pemimpin, tokoh agama, atau anggota keluarga kerajaan biasanya dimakamkan dalam sarkofagus yang lebih besar, lebih mewah, dan dihiasi dengan ukiran yang rumit. Hal ini menunjukkan bahwa sarkofagus juga berfungsi sebagai simbol kekuasaan dan kehormatan.












