Wali Kota Eri memproyeksikan, tunnel TIJ-KBS ini bisa menunjang lebih banyak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya ke depannya. Maka dari itu, ia berharap, proyek tunnel TIJ-KBS bisa segera diresmikan sebelum libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang. “Nah ini akan menjadi tempat wisata, sekaligus (menggenjot) PAD,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arief Fathoni mengatakan, adanya inovasi Tunnel TIJ-KBS, diharapkan bisa membawa nama Surabaya hingga kancah dunia. “Masyarakat Surabaya alhamdulillah memiliki pemimpin yang berinovasi ya, dari KBS yang dahulunya begitu-begitu saja, kini di masa Wali Kota Eri Cahyadi bisa membuat inovasi TIJ. Ini merupakan wahana baru, adanya wahana ini, masyarakat Surabaya akan lebih tertarik lagi mengunjungi segmen hiburan baru yang ada di KBS,” kata Arief Fathoni.
Arief menyebutkan, untuk menjadi Kota Layak Dunia, Surabaya harus memenuhi beberapa syarat. Salah satunya adalah, Surabaya harus memenuhi berbagai infrastruktur, mulai dari dibidang pelayanan dasar kesehatan, transportasi, pariwisata, dan sebagainya. Menurutnya, beberapa persyaratan itu, sebagian sudah dilakukan di masa kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi.
“Ini bagian dari peneguhan komitmen Surabaya sebagai Kota Layak Dunia. Kota Kelas Dunia itu kan harus infrastruktur kesehatannya terpenuhi, bahkan beliau (Eri Cahyadi) dalam waktu dekat akan meresmikan rumah sakit Surabaya Timur (RSUD Eka Candrarini), ketika layanan dasar itu sudah terpenuhi dan Surabaya adalah kota jasa dan perdagangan, maka harus menciptakan lebih banyak lagi destinasi, seperti halnya Wisata Kota Lama dan alhamdulillah sekarang ada TIJ-KBS,” pungkasnya. (cn01)












