Meskipun gerakan mata dapat memberikan petunjuk tentang kejujuran seseorang, penting untuk diingat bahwa tidak ada satu tanda pun yang dapat membuktikan dengan pasti bahwa seseorang sedang berbohong. Banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi gerakan mata, seperti kelelahan, ketidaknyamanan, atau kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, jangan hanya mengandalkan gerakan mata untuk menilai kejujuran seseorang.
Gerakan mata dapat memberikan petunjuk tentang kejujuran seseorang, namun tidak boleh dijadikan satu-satunya dasar untuk menilai kebenaran. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap, perhatikan juga faktor-faktor lain seperti bahasa tubuh, nada suara, dan konten pesan. Ingatlah bahwa setiap orang berbeda, dan tidak ada cara yang pasti untuk mendeteksi kebohongan. (res)












