Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri meminta kepada Kepala Bidang Drainase, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Windo Gusman Prasetyo untuk membuat booster pintu air di sungai Jalan Karah. Tujuan adanya booster itu, agar saluran yang berada di Wonorejo tidak sampai jebol akibat buangan air dari Jalan Karah.
Di samping itu, Wali Kota Eri juga meminta agar saluran air di lokasi tersebut dilakukan pengecekan secara berkala, tujuannya agar air saluran tidak sampai meluap ke jalan ketika hujan.
“Segera tolong dibuat boosternya, kalau telat eman, karena ini salurannya sudah bagus. Sementara gawe pipa air nang kene (sementara pakai pipa air di sini), kalau di-los ya jebol yang di Wonorejo. Makannya ini nanti mau dibuang ke bozem Jambore,” tandasnya. (cn02)



