Sementara itu, Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dinas Perhubungan Surabaya Trangono Wahyu Wibowo memastikan pemasangan mesin parkir meter akan mengelilingi Taman Bungkul.
Ia berharap dengan adanya parkir meter ini, tempat parkir di Taman Bungkul tidak lagi semraut seperti banyak dikeluhkan warga.
“Semoga ini menjadi solusi solutif untuk mengatasi parkir di Taman Bungkul yang selalu bikin macet,” kata dia.
Meski pakai parkir meter, Tranggono tetap memastikan bahwa juru parkir di Taman Bungkul yang ada saat ini akan dilakukan pembinaan serta direkrut menjadi tenaga kontrak Pemkot Surabaya seperti yang sudah dilakukan kepada jukir di sekitar Balai Kota Surabaya.
“Nantinya kami akan rekrut dan digaji Pemkot. Nanti ada 63 jukir yang akan melayani parkir disana,” pungkas Tranggono.(hdi/cn02)



