Ia mengungkapkan alasan pemasangan parkir meter tidak dilakukan serentak di beberapa titik meski sebelumnya sudah memasang 10 alat di kawasan Balai Kota Surabaya.
“Itu kan alatnya mahal, jangan sampai dipasang ratusan parkir meter seperti di kota lain tapi tidak berfungsi,” ungkap Irvan.
Irvan juga mengatakan, pasca dioperasikannya parkir meter, maka lahan parkir di Taman Bungkul hanya boleh parkir di satu sisi yakni sisi timur.
“Nantinya hanya boleh yang mepet dengan Taman Bungku, sisi barat dilarang digunakan untuk parkir sehingga kendaraan pengunjung taman yang ingin mengakses jalan tidak tersendat,” tambah dia.



