“Kami optimistis program ini akan berjalan baik karena dijalankan secara bersama-sama. Kami dari PT SIER menyiapkan lahan, bibit jagung disiapkan PT Syngenta, Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan memberikan penyuluhan dan cara menanam jagung yang baik dan benar, dan Pemerintah Desa Curahdukuh yang memilih petaninya,” kata Yogi.
Menurut Yogi, acara penyerahan bibit jagung telah dilakukan pada, Sabtu (9/11/2024). Rencananya, akan ada 17 petani yang terlibat dalam program ini. Mereka akan menggarap lahan kosong dan RTH di PIER seluas 10 hektare.
“Selama ini lahan RTH memang kosong dan tidak ditanami apa-apa, karena memang fungsinya untuk ruang terbuka hijau. Untuk lahan kosong, memang lahan yang belum terpakai atau belum terjual sehingga bisa dioptimalkan terlebih dulu dengan ditanami jagung. Estimasi setiap satu hektare nanti akan bisa panen sebanyak 8-9 ton jagung. Sehingga total sekali panen bisa menghasilkan 80-90 ton jagung,” ungkapnya.












