Berita UtamaCakrawala SurabayaFeatured NewsIndeks

Kisah Ahwan Nur Agustin Membuka Jalan Kesuksesan ditengah Keterbatasan Ekonomi dengan Beasiswa Pemuda Tangguh

×

Kisah Ahwan Nur Agustin Membuka Jalan Kesuksesan ditengah Keterbatasan Ekonomi dengan Beasiswa Pemuda Tangguh

Sebarkan artikel ini
Ahwan Nur Agustin Penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya / Foto MN Hadi
Ahwan Nur Agustin Penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya / Foto MN Hadi

Sebagai sebuah investasi dalam rangka menyiapkan generasi emas, Pemkot Surabaya kata Hidayat tak ingin setengah hati, hanya memberikan beasiswa saja, akan tetapi alih-alih ingin mendaptkan hasil yang diharapkan dimasa yang akan datang pihaknya juga melakukan monitoring.

Hidayat menyebutkan bahwa pada proses monitoring beasiswa, Pemkot Surabaya bersama PTN akan melakukan evaluasi setiap semester. Evaluasi tersebut meliputi IPK (Indeks Prestasi Kumulatif), keaktifan kuliah, dan juga keterlibatan mahasiswa pada program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Pemkot Surabaya.

Adapun PTN yang bekerjasama dengan pemkot dalam program Beasiswa Pemudah Tangguh ini adalah ITS, PENS, PPNS, UINSA, POLTEKKES, UNAIR, UNS, UNESA, UPN, Trunojoyo, ITB, Brawijaya, UGM, dan Universitas Terbuka.

“Saat ini penerima beasiswa tersebar di 14 PTN, baik di Surabaya atau di luar Surabaya. Sehingga, bagi mahasiswa yang berkuliah di luar Surabaya, tetapi ber-KTP Surabaya bisa memanfaatkan program tersebut,” terangnya.

Disisi lain Pimpinan DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menangkap bahwa Beasiswa Pemuda Tangguh ini merupakan sebuah investasi sumber manusia (SDM) jangka Panjang.

Legislator partai Golkar ini menjabarkan, dengan pemerintah kota (Pemkot) Surabaya memberikan Beasiswa Pemuda Tangguh pelajar atau mahasiswa baik itu beasiswa untuk pelajar jenjang TK/RA sederajat, SD/MI sederajat, dan jenjang SMP/MTs sederajat atau kategori SMA/SMK/MA sederajat dan Beasiswa Pemuda Tangguh kategori mahasiswa secara tidak langsung Pemkot Surabaya dibawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi ini melakukan investasi pembangunan sumber daya manusia dalam skala jangka panjang.

Pembangunan Sumber Daya Manusia jangka Panjang ini menjadi jawaban atas tantangan yang akan dihadapi oleh kota Surabaya dimasa yang akan datang. Sehingga secara SDM kota Surabaya dimasa yang akan datang telah memiliki ketersediaan tenaga terdidik sehingga secara langsung akan terserap oleh kebutuhan-kebutuhan dimasa yang akan datang.

“Artinya jumlah tenaga terdidik semakin banyak di Surabaya dan mudah-mudahan itu berbanding lurus dengan serapan tenaga kerja,” kata Arif Fathoni wakil ketua DPRD Kota Surabaya ini ketika ditemui diruang kerjanya Jum’at (08/11/2024).

Pengamat dan pemerhati pendidikan Isa Anshori menilai bahwa, program Beasiswa Pemuda Tangguh ini merupakan jawaban atas problematika kota-kota megapolitan. Isa Anshori menyebut kemiskinan merupakan problematika yang harus di selasaikan Surabaya.

Ia menyadari penyelesaian kemiskinan ini tidak bisa instan dan harus simultan. Dan melalui investasi jangka Panjang didunia Pendidikan inilah salah satu cara yang dapat membuka belenggu rantai kemiskinan. “Kemiskinan adalah pangkal dari semua masalah perkotaan. Dan melalui investasi didunia Pendidikan yang diwujudkan dalam program beasiswa pemuda Tangguh adalah sebuah Solusi,” kata Isa.

Isa menyebutkan, program Beasiswa Pemuda Tangguh ini adalah sebuah investasi jangka Panjang yang memiliki benefit. Ia merinci benefit tersebut dalam tiga aspek antara lain

Yang pertama, pengurangan kemiskinan, melalui Beasiswa Pemuda Tangguh ini warga miskin akan memiliki kesempatan dalam mengenyam pendidikan di tingkat yang lebih tinggi sehingga akses pekerjaan yang layak sangat terbuka lebar.

“Jadi bagi keluarga miskin menjadikan anak sarjana itu tidak lagi sulit. Sehingga, anak dari keluarga miskin ini memiliki jejang pendidikan yang lebih tinggi maka, secara pendapatan dirinya bisa mendapatkan lebih tinggi pula dan implikasinya ada pada ekonomi keluarga yang akan terdongkrak naik,” urainya.

Kemudian benefit kedua kata Isa, adalah menekan angka kriminalitas, dengan terbukanya belenggu kemiskinan daya beli warga miskin akan semakin meningkat dan kriminalitas ini secara beransur-ansur akan mudah ditekan.

“Faktor ekonomi acapkali menjadi alasan seseorang dalam dalam melakukan tindakan kriminalitas,” bebernya.

Yang ketiga kata Isa, Pemkot Surabaya akan mudah mengembangkan sektor lain, karena pembiayaan disektor ini sudah bisa dikompensasikan ke sektor lainnya. Sehingga, Pembangunan-pembangunan akan berjalan menyeluruh.

“Ketika Surabaya terus merangkak menjadi kota megapolitan sumber daya manusianya juga berjalan beriringan,” sebutnya.

Itu semua akan bermuara pada tercapainya visi wali kota Surabaya yang ingin menjadikan kota Surabaya menjadi kota global, humanis, maju, Moderen dan berkelanjutan. Dan Surabaya akan menjadi kota yang peduli terhadap rakyatnya dan mampu menuju Indonesia emas di tahun 2045.

“Cita-cita Surabaya hebat akan terwujud. Surabaya menjadi kota yang peduli kepada rakyatnya. Surabaya akan tumbuh dan siap menuju proyeksi  Surabaya Hebat dan menuju Indonesia emas,” tutupnya. (hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *