Ia menyoroti masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan, yang dinilainya tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat.
“Di zaman kami, tidak boleh ada lagi warga Jawa Timur yang menganggur, semuanya harus hidup makmur,” tegas Lukman.
Luluk melanjutkan menyatakan bahwa kepemimpinan mereka akan berfokus pada penyelesaian masalah yang nyata di lapangan, termasuk kemiskinan, kelaparan, dan ketimpangan.












