Selanjutnya, Sunan Fanani yang diketahui adalah ahli Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya, kemudian yang terakhir Airlangga Pribadi Kusman yang merupakan ahli politik dan tata kelola pemerintahan Departemen Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga.
Salam mengungkapkan, untuk debat kedua jumlah pendukung masing-masing Paslon yang diperkenankan ke lokasi maksimal hanya 100 orang. Berbeda dengan debat pertama sebelumnya yang masing-masing bisa membawa 150 orang ke lokasi. “Ini karena mempertimbangkan kapasitas lokasi debat,” ujar Salam.
Sementara itu, Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi menambahkan bahwa panelis yang dipilih itu sudah dipastikan baik dari keahlian maupun independensinya. Para panelis yang terpilih itu sebelumnya sudah menandatangani pakta Integritas. “Kita sudah meneliti latar belakang masing-masing panelis,” ujar Aang. (Caa)



