Pasar Yamuri yang sebelumnya menjadi pusat ekonomi bagi warga setempat kini berubah menjadi area yang tak teratur, dengan pedagang berjualan di pinggir jalan dan trotoar. Kondisi ini, menurut Luluk, tidak hanya mengancam kesejahteraan para pedagang tetapi juga merugikan masyarakat yang menjadi konsumen setia pasar tersebut.
Luluk menegaskan, bahwa hal ini mencerminkan ketidakpedulian terhadap nasib pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari pasar tradisional tersebut. Dalam pernyataannya, Luluk menekankan bahwa pemimpin harus memberikan perhatian tidak hanya pada elit-elit politik atau sektor-sektor besar, tetapi juga masyarakat akar rumput seperti pedagang pasar.
“Kami hadir bukan hanya untuk elit-elit, tetapi juga untuk masyarakat kecil yang terdampak kebijakan tanpa solusi. Pedagang pasar ini membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah,” ujarnya.



