” Maka nanti jika amanah rakyat diberikan pada kami sebagai bupati, Madrasah Diniyah juga akan kita perhatikan sebagaimana mestinya dan guru ngaji akan kami naikkan tunjangannya dan diberikan secara rutin dan terhormat,”kata Gus Fawait.
Dalam acara tersebut, lanjut Gus Fawait dirinya banyak menerima keluhan para guru ngaji yang mengeluhkan bahwa selama 4 tahun belakangan ini, hanya menerima tunjangan sekali padahal harusnya empat kali atau bahkan lebih.
Bahkan tahun ini mereka sudah dimintai berkasnya terkait administrasi untuk pengajuan tunjangan sejak dari awal puasa Ramadan, lalu. Namun sampai hari ini belum turun-turut. Tentu masalah seperti ini merupakan sesuatu yang tidak bisa kita ulangi lagi ke depannya. Karena guru ngaji adalah orang yang ada di garda terdepan untuk membangun jiwa dari warga Jember sesuai dengan lagu kebangsaan kita, yakni membangun jiwanya membangun badannya.



