Pendanaan proyek konservasi: Organisasi lingkungan dapat memberikan pendanaan untuk proyek-proyek konservasi hutan, seperti restorasi hutan, pemantauan keanekaragaman hayati, dan pengembangan sistem peringatan dini bencana.
Transfer teknologi: Organisasi lingkungan dapat membantu Suku Kajang mengadopsi teknologi ramah lingkungan, seperti teknologi pengolahan air bersih, energi terbarukan, dan pengelolaan sampah.
Advokasi kebijakan: Organisasi lingkungan dapat membantu Suku Kajang dalam melakukan advokasi kebijakan di tingkat nasional dan internasional untuk memperkuat perlindungan terhadap hak-hak adat dan lingkungan.
Pengembangan kapasitas: Organisasi lingkungan dapat memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat Suku Kajang dalam berbagai bidang, seperti pengelolaan hutan, pengorganisasian masyarakat, dan komunikasi.
Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah dan masyarakat internasional, Suku Kajang dapat terus menjaga kelestarian hutan dan mewariskan kearifan lokal mereka kepada generasi mendatang.(*)
Peran Pemerintah dan Masyarakat Internasional dalam Mendukung Suku Kajang



