Cakrawalanews.co – Pernahkah Anda melihat seseorang yang selalu tampak tenang, bahagia, dan sukses? Padahal, di balik penampilannya yang sempurna itu, mungkin saja ia sedang berjuang dengan berbagai masalah dan tekanan. Kondisi inilah yang disebut dengan duck syndrome.
Istilah “duck syndrome” menggambarkan seseorang yang terlihat tenang dan santai di permukaan, seperti seekor bebek yang berenang dengan anggun di atas air. Namun, di bawah permukaan, bebek tersebut sebenarnya sedang mengayuh kakinya dengan sangat keras untuk menjaga keseimbangan tubuhnya. Begitu pula dengan manusia yang mengalami duck syndrome, mereka berusaha keras untuk menyembunyikan perasaan tidak nyaman, kecemasan, atau bahkan depresi yang sedang mereka alami.
Asal Usul Nama Duck Syndrome
Nama “duck syndrome” pertama kali muncul di kalangan mahasiswa Universitas Stanford, Amerika Serikat. Mereka mengamati bahwa banyak teman seangkatannya yang terlihat sangat sukses dan bahagia, namun ketika diajak bicara lebih dalam, ternyata mereka juga mengalami tekanan dan kecemasan yang cukup besar. Perilaku mereka ini kemudian diibaratkan seperti seekor bebek yang berenang dengan tenang di permukaan air, sementara kakinya berjuang keras di bawah permukaan.












