Surabaya, cakrawalanews.co – Industri e-commerce di Indonesia memang tidak dapat dipandang sebelah mata. Mengutip dari situs Kemenkominfo data analisis Ernst & Young, dapat dilihat pertumbuhan nilai penjualan bisnis online di tanah air setiap tahun meningkat 40 persen. Ada sekitar 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia.
Melihat data tersebut visi dari pemerintah Indonesia memiliki harapan menjadi negara dengan memiliki kekuatan ekonomi digital terbesar ASEAN pada tahun 2020 bukan sebuah misi yang tanpa alasan.
Besarnya peluang yang ditawarkan oleh era ekonomi digital tersebut sudah pasti akan menyedot banyak pelaku usaha untuk bersaing dan berlomba-lomba memperebutkan tempat untuk bisa ikut andil dalam era ekonomi digital.
Jika tidak mencermati “role of the game” dengan baik oleh para pelaku usaha bukan hal yang tidak mungkin para pelaku usaha akan mengalami kegagalan.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, saat di Surabaya menyebut bahwa para pelaku ekonomi ini harus bisa mampu memanfaatkan marketplace dengan didukung production planing yang baik, material yang tidak diragukan, desain yang bagus serta penamaan (branding) yang bagus pula.














