Tak hanya itu, lanjut dia, juga ada kabar gembira bagi pekerja di Jember yaitu pemberian peningkatan insentif atau tunjangan bagi guru ngaji,guru madin, guru PAUD,TK/RA, perangkat desa, BPD/RT/RW/Linmas/Kader posyandu/kader lansia. Tak hanya itu, lembaga sosial/keagamaan/kemasyarakatan/kemahasiswaan dan kepemudaan, “jelasnya.
Khusus untuk pondok pesantren, lanjut gus Fawait,pihaknya sudah menyiapkan program bantuan operasional pondok pesantren Rp 20 juta per tahun dan kelompok pengajian/ majelis taklim Rp 5 juta/ tahun.
“Untuk desa nantinya akan digelontorkan bantuan keuangan desa Rp 500 juta hinga Rp 1 M per desa diluar dana desa dan alokasi dana desa,”lanjutnya.
Peningkatan infrastruktur, sambung gus Fawait, juga sebagai salah satu upaya untuk mensejahterakan dan menekan kemiskinan di Jember.



