Dengan predikat jatim penyumbang tertinggi tingat nasional untuk AKI, maka PKK Jatim ikut berperan aktif dalam menangani masalah AKI di jatim. Yakni dengan mengadakan/ memberikan pendampingan pada ibu hamil mulai dari awal hingga paskah melahiran. Tahun 2013, sebanyak 742 ibu hamil yang diberikan pendampingan selama 10 bulan oleh kader PKK hasilnya sangat bagus yakni dua orang ibu meninggal saat melahirkan dikarenakan kelainan jantung dan kekurangan gizi.
Dan pada tahun 2014, sebanyak 900 ibu hamil yang mendapatkan pendampingan kader PKK, hasilnya sangat bagus karena semuanya sehat dan selamat. Karena mereka, sudah terditeksi sejak dini yang dilakukan oleh ibu-ibu kader PKK. Sehingga mulai dari awal mereka sudah tidak kejang-kejang atau tensi tinggi. Karena mereka mulai awak selelu diberikan pemeriksaan secara berkala dan rutin serta terus-menerus, sehingga hasilnya sangat memuaskan.
“ Sebab, sebesar 36 persen yang meninggal ibu- ibu saat hamil atau melahirkan adalah akibat dari kebanyakan pendarahan atau jantung dan darah tinggi. Untuk itu, PKK melalui para kadernya memberikan pendampingan mulai ibu hamil sampai dengan nifas atau selama 10 bulan,” urainya.
Sementara untuk Angka kelahiran bayi Hidup (AKB), Jatim masih diatas target MDG’s yakni sebesar 25/1000 kelahiran hidup, sedang target MDG’s adalah 23/1000 kelahiran hidup. (hms/mnhdi/cn01).












