Cakrawala JatimCakrawala NasionalHeadlineIndeks

Progres Program KB di Jatim Menunjukkan Keberhasilan

×

Progres Program KB di Jatim Menunjukkan Keberhasilan

Sebarkan artikel ini
ketua tim penggerak prov jatim nina soekarwo buka pencanangan kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan serta sosialisasi kegiatan penurunan AKI dan FGD penguatan taman posyandu 2015 di bappeda prov jatim

Namun, lebih lanjut diutarakan Bude Karwo dengan target yang terlapaui itu tidak semua taman posyandu berkualitas atau memenuhi syarat sebagai tempat untuk membangun jiwa atau karakter anak-anak sebagai negerasi penerus bangsa. Mengapa? Sebab, yang namanya taman posyandu itu adalah tempat untuk membangun dan memperbaiki anak mulai dari masalah kesehatan, bermain, sosialisasi anak  sampai masalah pendidikan atau intelegenci yang menjadi penentu perkembangan  dan tumbuh kembang  jiwa anak. Anak bisa baik komunikasinya atau hubungan dengan sesam teman dan dengan orang yang lebih tua itu semua dimulai dari taman posyandu.

” Pendek kata, dari 12 ribu lebih taman posyandu yang ada di Jatim baru sekitar 23 persen taman posyandu yang berkualitas atau memenuhi syarakat sebagai sarana belajar dan bermain atau tempat layanan kesehatan,” jelasnya.

Masih ada Pekerjaan Ruamah (PR) kita sebagai ibu- ibu PKK yang harus segera diselesaikan yaitu meningkatkan mutu taman posyandu yang masih besar yakni sekitar 77 persen dari jumlah taman posyandu yang ada di Jawa Timur. Hal ini sangat penting, karena taman posyandu adalah pelaksaan dari PAUD terbentu dan langsung menyangkut dengan karakter serta mutu generasi penerus bangsa.

Selain, memperbaiki mutu taman posyandu, tujuan dari pencanangan kesatuan gerak PKK KB Kesehatan ini adalah menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan menurunkan Angka Kelahiran Bayi (AKB) hidup. AKI Jatim tahun 2014 sebesar 567 masih termasuk penyumbang yang tinggi di tingkat nasional. Padahal jumlah tersebut, dilihat dari total atau jumlah penduduk jatim yang besar/banyak dibanding dengan  propinsi lain. Padahal, kalau dilihat AKI Nasional adalah 102/100.000 kelahiran hidup dan prov. Jatim sebesar 93/100.000 kelahiran hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *