Depresi dan gangguan makan seringkali terjebak dalam siklus setan. Misalnya, seseorang yang mengalami depresi mungkin kehilangan minat pada makanan dan mengalami penurunan berat badan. Penurunan berat badan ini kemudian dapat memperburuk gejala depresi, sehingga menciptakan siklus yang sulit diputus.
5. Kondisi Ko-morbid
Depresi dan gangguan makan seringkali terjadi secara bersamaan, kondisi ini disebut sebagai ko-morbiditas. Artinya, seseorang dapat mengalami kedua kondisi tersebut dalam waktu yang bersamaan. Kondisi ko-morbid ini membuat pengobatan menjadi lebih kompleks dan membutuhkan pendekatan yang komprehensif.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala depresi dan gangguan makan, sangat penting untuk mencari bantuan profesional. Terapist dan ahli gizi dapat bekerja sama untuk memberikan pengobatan yang komprehensif.



