Ketua Komisi II DPR, Zainuddin Amali yang namanya ikut tercantum dalam pesan berantai itu membantah. Amali menegaskan, pesan itu tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Itu hoax,” kata Amali.
Amali menegaskan belum ada perubahan apapun di F-PG DPR. Amali mengatakan, kemungkinan pesan itu disebar untuk memperkeruh suasana internal Golkar yang belakangan memang memanas.
“Kepada semua pihak saya imbau untuk tidak memperkeruh suasana di internal Partai Golkar,” tutur Amali.












