“Untuk level provinsi, kami sudah menyiapkan masker sekitar 800 ribu, baik (masker) yang tersimpan di BPBD, Dinas Kesehatan, PMI,” ujarnya.
Sudarmawan menerangkan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi kesiapsiagaan dengan berbagai elemen seperti Polda Jatim, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Angkasa Pura, serta BPBD
kabupaten dan kota yang jaraknya dekat dengan Bali. Serta instansi lainnya seperti PMI, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan hingga Basarnas. “Kemarin kita sudah rapat koordinasi kesiap-siagaan (antisipasi dampak erupsi Gunung Agung, Bali),” ujarnya.
Selain masker, BPBD Jatim telah menyiapkan tenda pengungsi yang ada di setiap kabupaten kota. Sosialisasi ke masyarakat juga dilakukan ke semua masyarakat di Jatim. (CN1)












