“Peringatan Kudatuli mengajak kita bersama untuk meneladani semangat dan keberanian dari para pejuang PDI Perjuangan,” ujar Eri Cahyadi.
Eri Cahyadi mengatakan, Surabaya adalah basis penting bagi PDI Perjuangan. “Kita jaga agar Surabaya tetap berkibar PDI Perjuangan. Itu diwujudkan melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak bagi rakyat, pada wong cilik,” kata Eri Cahyadi.
Sedang Jagad Hariseno, putra sulung Pak Tjip sekaligus kakak tertua Whisnu Sakti Buana, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan doa-doa dari seluruh kader banteng.
“Mewakili keluarga, saya menyampaikan terima kasih, matur nuwun, atas kepedulian para kader banteng yang pagi ini berziarah ke makam bapak-ibu saya (Ir. Sutjipto dan Ir. Sudjamik) dan adik saya, Whisnu Sakti Buana dan sejumlah pelaku gerakan PDI Promega,” ujar Jagad Hariseno.(hadi)



