Mufti Mubarok mengatakan kenaikan dua kali lipat tersebut diketahui dari dukungan yang mengalir diberikan sejumlah ulama NU dan sering turunnya La Nyalla menemui pengasuh ponpes dan santrinya yang hampir merata di seluruh Jatim. “Kenaikan ini akan terus berjalan jika La Nyalla semakin intensif turun langsung ke daerah,” lanjutnya.
Untuk suka dan tidak suka (likeabilitas), kata Mufti Mubarok, La nyalla memiliki prosentase 95 persen dan Gus Ipul 87 persen. Ditambahkan oleh Mufti Mubarok, La Nyalla dikenal oleh responden sebagai mantan Ketum PSSI 77 persen, dikenal sebagai pengusaha 11 persen.












