Dua tugas utama FP2O, memastikan tidak ada suplay pil PCC dan mengedukasi masyarakat agar tidak memiliki keinginan untuk mencoba. “Untuk menghentikan suplay PCC menjadi tugas kepolisian, sedangkan edukasi akan dilakukan bersama-sama anggota lainnya,” ucap Kohar.
Seperti diketahui, peredaran pil PCC sulit terdeteksi karena melalui pasar gelap dan dijual secara ilegal. Mengonsumsi obat PCC pada akhirnya merusak susunan saraf pusat di otak. Perwujudan kerusakan saraf pusat otak bisa beragam, namun obat PCC secara spesifik memunculkan efek halusinasi. (CN1)












