Menurutnya, komputer tablet tersebut dirancang hanya untuk aplikasi perkantoran dan tidak bisa di-install oleh aplikasi lain.
“Tablet itu bisa dikunci, jadi kalau mau di-install aplikasi lain tidak bisa. Digunakan main game juga tidak,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama dan Kealumnian ITS, Agus Muhammad Hatta menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengembangkan versi terbaru untuk mendukung aplikasi perkantoran Pemkot Surabaya.
“Jadi ITS kebetulan memiliki inovasi berupa tablet khusus untuk pembelajaran di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Ternyata dalam pengembanganya bisa digunakan untuk perkantoran, saat ini sedang pengembangan versi kedua sebagai penyempurnaan dari versi yang pertama,” kata Agus ketika ditemui di acara The Grand Leader Summit 2024 yang diadakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Institut Teknologi Sepuluh November (Hipmi PT ITS) di Gedung Research Center, Jumat (5/7/2024) pekan lalu.












