Wisatawan New Zealand juga diminta untuk memberi konfirmasi ulang rencana penerbangan dari dan menuju Bali ke agen perjalanan atau maskapai bila terjadi asap vulkanik dari Gunung Agung. Bila penerbangan terganggu, pemerintah Selandia Baru menyarankan untuk menyimpan segala tanda bukti penerbangan agar bisa melakukan klaim.
“Warga New Zealand di Bali diharapkan memperbarui informasi registrasi perjalanan dan menggunakan kesempatan ini untuk mendaftarkan ke Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru,” demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari laman safetravel.goft.nz.
Pemerintah Inggris juga meminta wisatawannya untuk berada di luar zona bahaya yaitu radius dua belas kilometer dari Gunung Agung. Wisatawan Inggris juga diminta untuk berkoordinasi dengan agen perjalanan terkait penerbangan.
Seperti diketahui, Pusat vulkanologi dan mitigasi bencana Geologis (PVMBG) menaikan status Gunung Agung dari level III (siaga) menjadi level IV (awas). Naiknya status ditetapkan pada Jumat (22/9/2017) malam pukul 20.30 Wita.
“Melihat perkembangan terakhir, aktivitas kegempaan vulkanik begitu tiggi dengan ini ditingkatkan statusnya dari level 3 siaga jadi 4 atau awas,” Kepala PVMBG Kasbaniz.



