Cakrawala NasionalIndeks

Amerika Selidiki Dugaan Suap Uber-Polri

×

Amerika Selidiki Dugaan Suap Uber-Polri

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi suap.

Sumber kantor berita Reuters mengatakan, laporan yang dibuat Bloomberg benar adanya. Uber mengaku sedang bekerja sama dengan para penyelidik, namun menolak berkomentar lebih lanjut.

Wyn Hornbuckle, juru bicara Departemen Kehakiman Amerika Serikat menolak berkomentar. Namun pada Agustus lalu, perusahaan yang berbasis di San Francisco itu mengaku sedang bekerja sama dalam penyelidikan awal Departemen Kehakiman Amerika mengenai penyuapan pejabat asing.

Penyelidikan aparat Amerika Serikat terhadap Uber tak hanya terbatas di Indonesia. Uber juga diselidiki atas dugaan memberi uang pelicin kepada pejabat Malaysia. Pada 2016, dana pensiun Malaysia atau Kumpulan Wang Persaraan menanamkan US$30 juta (Rp398 miliar) di Uber. Kurang dari setahun kemudian, pemerintah Malaysia meloloskan aturan soal transportasi online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *